Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Tindakan pencegahan Perundungan, Kekerasan dan Pelecehan di Lingkungan Belajar Pariwisata

Penulis: Adrianus Ubas, Programme Officer Field Office Sumba 

Editor: Firra Kholisha Mustika, Senior Communication 

 

Tindakan perundungan, kekerasan dan pelecehan saat ini masih ditemukan pada lingkungan sosial maupun sekolah. DESMA Center berupaya mendorong para siswa untuk lebih memahami dan mampu mengidentifikasi perundungan, kekerasan dan pelecehan sehingga dapat melakukan pencegahan tindakan tersebut.

Bertepatan dengan Kampanye Anti Perundungan pada 25 April 2025. DESMA Center mengumumkan pemenang lomba flyer dan video reels terkait pencegahan perundungan, kekerasan dan pelecehan di lingkungan belajar pariwisata.

Peserta dari berbagai SMK di Sumba. Karya terbaik siswa ditayangkan dan menjadi bagian dari kampanye dan akan diperluas secara daring. Melalui kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran dan mendorong tindakan nyata, melalui publikasi karya digital untuk pencegahan perundungan, kekerasan dan pelecehan di lingkungan belajar pariwisata.

Kegiatan ini merupakan komitmen DESMA Center untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) pariwisata yang memiliki toleransi antar sesama, unggul dan berdaya saing untuk mewujudkan pariwisata yang lebih baik.

_______

Program Safe Leaning merupakan bagian dari Program TVET for Sustainable Tourism Development in Sumba didukung oleh MISEREOR/KZE dan Kindermissionswerk (KMW); diimplementasi oleh DESMA Center. Program sekolah ramah anak remaja bertujuan untuk mencegah perundungan, kekerasan dan pelecehan di lingkungan sekolah; sehingga kaum muda dapat menghargai perbedaan antar sesama dan mewujudkan pariwisata yang lebih baik.

Program ini meliputi penguatan (1) kapasitas manajemen sekolah terkait pentingnya perlindungan anak remaja di sekolah yang sejalan dengan Permendikburistek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP); (2) Kapasitas Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di sekolah berjalan secara aktif dan (3) kemitraan SMK Pariwisata, pemerintah, lembaga nirlaba, komunitas, dan pemangku kepentingan.

 

Penerima manfaat langsung program ini adalah (1) SMK Pancasila – Tambolaka, Sumba Barat Daya; (2) SMK Negeri 2 Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya; (3) SMK Bakti Luhur – Tambolaka, Sumba Barat Daya; (4) SMK Efata - Omba Rade, Sumba Barat Daya; dan (5) SMK Negeri 1 Waikabubak, Sumba Barat. Mitra langsung program ini adalah (1) Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur; (2) Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya; (3) Pemerintah Kabupaten Sumba Barat; (4) Dinas Pariwisata Kabupaten Sumba Barat Daya; dan (5) Dinas Pariwisata Kabupaten Sumba Barat.