Focus Group Discussion Kemenparekraf: Pengembangan Rencana Aksi Nasional Wellness Tourism 2022-2026

Penyusunan RAN (Rencana Aksi Nasional) Wellness Tourism 2022 - 2026 merupakan salah satu rangkaian Pre-Event International Wellness Tourism Conference & Festival (IWTCF) yang akan dilaksanakan di Solo, 5 – 7 Agustus 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kemenparekraf/Barekraf akan melakukan deklarasi dan peluncuran Rencana Aksi Nasional Wellness Tourism 2022 - 2026 pada IWTCF tersebut.

 

Focus Group Discussion berlangsung secara Hybrid, Offline dan Online. Pelaksanaan Offline berlokasi di Gedung Sarinah pada 14 Juni 2022. Kegiatan dibuka oleh Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events), Ibu Rizky Handayani dan Direktur Wisata Minat Khusus Kemenparekraf, Bapak Alexander Reyaan.

 

Peserta kegiatan offline berasal dari Kementerian/Lembaga, Hotel/Resort, Wellness Center, Assosiasi Wellness, Assosiasi Pariwisata, Travel Agent dan perwakilan media. Peserta kegiatan online berasal dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Universitas, Investasi, Wellness Hotel/Resort, Wellness Center, dan Asosiasi/Perhimpunan/Event Organizer.

 

Guna mendapatkan hasil diskusi yang optimal dan terfokus, peserta dibagi menjadi 3 kelompok dengan topik yang berbeda, yaitu topik Kebijakan, topik Destinasi & Produk Wellness Tourism, dan topik Pemasaran dan Promosi.

 

Diskusi kelompok mengangkat tema-tema khusus untuk identifikasi program dan aktivitas pengembangan Wellness Tourism di Indonesia, termasuk memetakan potensi keterlibatan, peran dan tanggung jawab para pihak terkait dalam pengembangan Wellness Tourism di Indonesia. Team DESMA Center, yang tergabung dalam sekretariat bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk pelaksanaan IWTCF, melakukan paparan baseline dokumen dan membantu fasilitasi pada plenary dan 3(tiga) topik diskusi kelompok terpumpun.  

 

Hasil diskusi berupa masukan dan rekomendasi dari para stakeholder terkait, akan dianalisis dan dielaborasi pada dokumen Rencana Aksi Nasional Wellness Tourism 2022-2026.