Penyusunan Peta Jalan dan Rencana Aksi Pengembangan Industri Event Pariwisata Indonesia 2025-2029

Mitra: Kementerian Pariwisata Republik Indonesia

 

Industri event pariwisata Indonesia memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan. Perputaran ekonomi event pariwisata Indonesia mencapai lebih dari Rp11 triliun dari hanya 8 event saja pada tahun 2024. Hingga 1 Juli 2025, perputaran ekonomi dari event pariwisata telah mencapai Rp 352,97 miliar. 

 

Asisten Deputi (Asdep) Strategi Event, Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events), Kementerian Pariwisata (Kemenpar) merespon hal ini melalui kerja sama dengan DESMA Center dalam penyusunan dokumen Peta Jalan dan Rencana Aksi Pengembangan Industri Event Pariwisata Indonesia. 

 

Dokumen ini disusun sebagai upaya memberikan arahan strategi yang komprehensif dan sebagai landasan pengembangan kebijakan berbasis bukti untuk memperkuat industri event pariwisata sebagai penggerak pembangunan sektor pariwisata nasional menuju ekosistem pariwisata yang berkelanjutan. 

 

Penyusunan dokumen peta jalan dan rencana aksi ini dilakukan melalui rangkaian  studi literatur, seri pertemuan konsultasi terbatas dengan 22 perwakilan asosiasi industri event pariwisata, dan pelaksanaan 3 Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) untuk mengumpulkan  saran dan masukan, memetakan tantangan dan peluang serta melakukan validasi terhadap dokumen yang telah disusun. 

 

Dokumen ini menyajikan  peta jalan dan rencana aksi melalui perumusan strategi dan tahap pengembangan periode 2025-2029 yang selaras dengan kebijakan nasional serta kebutuhan industri. 

 

Peta Jalan dan Rencana Aksi Pengembangan Industri Event Pariwisata Indonesia ini menjadi panduan para pemangku kepentingan industri event pariwisata Indonesia  untuk mewujudkan Indonesia sebagai destinasi event pariwisata global yang berkualitas, berdaya saing dan berkelanjutan.