DESMA Center sebagai Narasumber Focus Group Discussion Pengembangan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan Jakarta Barat

Penulis: Siti Nur Hasbiyana, Programme Associate and Outreach

 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Suku Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jakarta Barat menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Destinasi Wisata Kota Jakarta Barat pada 12 September 2025. FGD tersebut dilaksanakan di Kantor Walikota Kota Administrasi Jakarta Barat. 

 

Kegiatan dibuka oleh Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Administrasi Jakarta Barat Bapak Agus Sanyoto. Kemudian DESMA Center yang diwakili oleh Ibu Wiwik Mahdayani, Founder dan Direktur Eksekutif sebagai narasumber memaparkan perspektif langkah-langkah strategis pengembangan destinasi pariwisata Jakarta Barat dengan mengadopsi konsep pariwisata berkelanjutan secara komprehensif. Dalam pemaparannya, Ibu Wiwik Mahdayani menegaskan pentingnya mengadopsi prinsip pariwisata berkelanjutan secara holistik dalam penyusunan perencanaan dan pengembangan destinasi pariwisata serta memberikan rekomendasi strategis untuk penerapannya.   

 

Selain itu, hadir Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta melakukan pemaparan terkait Kebijakan, Rencana dan Strategi Pengembangan Destinasi Pariwisata di Jakarta dan khususnya di Jakarta Barat. 

 

FGD ini merupakan bagian dari langkah-langkah strategis untuk mencapai DKI Jakarta sebagai 50 kota global terbaik pada tahun 2029 dan 20 kota global terbaik tahun 2045 dalam daftar Global City Index yang dipublikasikan oleh AT Kearney. Pemerintah DKI Jakarta berupaya meningkatkan peringkat Kota Jakarta yang pada tahun 2014 menempati peringkat ke 74 dengan mengembangkan aspek pengembangan kota global, salah satunya adalah aspek pengembangan pengalaman budaya. 

 

Guna meningkatkan aspek pengalaman budaya, Kota Jakarta Barat mengambil langkah strategis terkait sektor pariwisata untuk memberikan pengalaman budaya yang interaktif, berkesan dan menghibur. Sektor pariwisata dinilai sebagai sektor yang mampu mendorong perputaran ekonomi dan multiplier effect. Kedatangan wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk berwisata di Jakarta Barat menjadi pertimbangan kuat dalam pengembangan ekonomi. 

 

FGD ini dilaksanakan sebagai langkah awal pengembangan destinasi pariwisata berkelanjutan di Jakarta Barat yang mendukung pencapaian kinerja pembangunan pariwisata yang bertujuan untuk 

1. Mereview 10 destinasi wisata Jakarta Barat agar sesuai dengan prinsip pariwisata berkelanjutan.

2.    Mengidentifikasi potensi destinasi wisata lainnya di Jakarta Barat.

3.    Merumuskan konsep dan strategi pengembangan destinasi wisata Jakarta Barat.

 

Adapun 10 destinasi pariwisata Jakarta Barat tersebut berfokus pada destinasi wisata tematik sesuai dengan Surat Keputusan Walikota Jakarta Barat No. 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Sepuluh Destinasi Wisata Kota Administrasi Jakarta Barat. Selain 10 destinasi yang disebutkan Surat Keputusan Walikota tersebut, Jakarta Barat juga memiliki potensi daya tarik wisata lain seperti Gabungan Seluruh Gang Hijau Kembangan Barat, Balai Penyuluhan Pertanian Kembangan dan Kawasan Kopti Semanan. 

 

 

FGD ini menegaskan komitmen Jakarta Barat untuk membangun destinasi pariwisata global yang berkelanjutan dan berakar pada kekayaan budaya lokal. Rekomendasi yang dirumuskan akan ditindaklanjuti dalam rencana aksi lintas-perangkat daerah bersama pelaku industri dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang inklusif, pengelolaan yang berkelanjutan, serta promosi yang tepat sasaran, Jakarta Barat diharapkan menjadi pintu pengalaman budaya yang interaktif, berkesan, dan berdaya saing, mendukung capaian DKI Jakarta menuju peringkat 50 kota global terbaik pada 2029 dan 20 kota global terbaik pada 2045.