DESMA Center Bersama Kementerian Pariwisata Melaksanakan Rapat Koordinasi International Tourism Investment Forum 2026
Penulis: Siti Nur Hasbiyana, Programme Associate and Outreach
International Tourism Investment Forum (ITIF) adalah forum investasi pariwisata inisiasi Deputi Bidang Industri dan Investasi, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia. Melanjutkan kesuksesan dari pelaksanaan dua ITIF sebelumnya, yaitu ITIF 2023 dan ITIF 2024, ITIF 2026 akan kembali dengan konsep utama wellness tourism (pariwisata kebugaran). Pemilihan pariwisata kebugaran menjadi tema utama ITIF 2026, sejalan dengan flagship program Kementerian Pariwisata yang mengusung konsep marine tourism (bahari), gastro tourism (kuliner), dan wellness tourism.
Menuju ITIF 2026, Kemenpar dan DESMA Center, sebagai knowledge partner, melaksanakan rapat koordinasi ITIF 2026. Rapat ini dilaksanakan di Jakarta, 28 November 2025. Pada rapat ini membahas penyempurnaan format dan konsep ITIF 2026. Dicky Mardyan, Co-Founder dan Director dari DESMA Center, memberikan masukan mengenai konsep dan pelaksanaan forum tersebut.
Penyelenggaraan ITIF 2026 ini diharapkan menjadi katalis dalam peningkatan investasi pariwisata kesehatan dan kebugaran Indonesia. Peningkatan investasi pariwisata kesehatan dan kebugaran dapat mengakselerasi posisi Indonesia sebagai destinasi pariwisata kesehatan dan kebugaran yang berkualitas, berkelanjutan dan berdaya saing global.
Sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggaraan, forum ini dirancang menghasilkan keluaran konkret yang akan ditindaklanjuti, antara lain: pipeline peluang investasi terkurasi, sesi business matching dan one-on-one meeting antara pemilik proyek, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan calon investor; komitmen kerja sama dengan skema kolaborasi yang relevan, paket informasi investasi; serta rencana tindak lanjut pascakegiatan.
Pelaksanaan ITIF 2026 bukan sekadar agenda tahunan, melainkan langkah terukur untuk memperluas investasi yang mendorong inovasi, mempertemukan peluang, komitmen, kolaborasi lintas pemangku kepentingan, peningkatan layanan, dan transformasi destinasi pariwisata. Dengan arah pembangunan ekosistem pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, Indonesia siap memperkuat posisi sebagai destinasi pariwisata kesehatan dan kebugaran global.
