TVET for Sustainable Tourism Development in Sumba

Partner: MISEREOR/KZE dan Kindermissionwerk

 

 

Pemerintah Indonesia meluncurkan program Revitalisasi TVET (Pendidikan dan Pelatihan Teknik dan Kejuruan) sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2016 tentang Peningkatan Mutu dan Daya Saing Sumber Daya Manusia, dan diperkuat dengan Keputusan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan  Pelatihan Vokasi. Peraturan perundang-undangan ini sejalan dengan salah satu tujuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional  (RPJMN) 2025-2029) Prioritas 4 yaitu Memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), Sains, Teknologi, Pendidikan, Kesehatan, Prestasi Olahraga, Kesetaraan Gender, serta Penguatan Peran Perempuan, Pemuda (Generasi Milenial dan Generasi Z), dan Penyandang Disabilitas. 

 

Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor potensial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumba. Masih banyak tantangan optimalisasi potensi pariwisata, salah satunya dalam bidang sumber daya manusia dan pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas Pendidikan dan Pelatihan Teknik dan Kejuruan (TVET) di Sumba agar menghasilkan kualitas tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri pariwisata dan meningkatkan peluang pada pasar kerja agar turut berkontribusi terhadap pembangunan pariwisata yang berkelanjutan, berkualitas dan inklusif. 

 

Program TVET for Sustainable Tourism Development in Sumba diimplementasi oleh DESMA Center. Penguatan Kapasitas SDM Pariwisata ini bertujuan mewujudkan “Program pendidikan sekolah kejuruan pariwisata di Sumba agar memenuhi kebutuhan dan persyaratan industri pariwisata, sehingga menawarkan kesempatan kerja yang lebih baik bagi kaum muda serta mendukung pariwisata berkelanjutan di Sumba.” Kegiatan ini dilaksanakan 1 November 2022 hingga 31 Oktober 2025. 

 

Program ini meliputi penguatan (1) Kapasitas manajemen sekolah kejuruan pariwisata yang sejalan dengan kurikulum merdeka serta konsep pariwisata berkelanjutan; (2) Kapasitas guru dalam pengetahuan pedagogi, tentang pengajaran dan pariwisata berkelanjutan (3) Kemitraan SMK Pariwisata-Industri Pariwisata; dan (4) Kapasitas kewirausahaan siswa dalam penciptaan bisnis pariwisata berkelanjutan. 

 

Penerima manfaat langsung program ini adalah (1) SMK Pancasila – Tambolaka, Sumba Barat Daya; (2) SMK Negeri 2 Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya; (3) SMK Bakti Luhur – Tambolaka, Sumba Barat Daya; (4) SMK Efata - Omba Rade, Sumba Barat Daya; dan (5) SMK Negeri 1 Waikabubak, Sumba Barat. Mitra langsung program ini adalah (1) Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur; (2) Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya; (3) Pemerintah Kabupaten Sumba Barat; (4) Dinas Pariwisata Kabupaten Sumba Barat Daya; dan (5) Dinas Pariwisata Kabupaten Sumba Barat.

 

Program TVET for Sustainable Tourism Development in Sumba 2025 fokus pada program penguatan (3) Penguatan Kemitraan antara Sekolah Kejuruan Pariwisata dan Industri Pariwisata dan penguatan (4) Pengembangan program kewirausahaan dengan fokus pada penciptaan bisnis pariwisata yang berkelanjutan, melalui berbagai kegiatan termasuk lokakarya peningkatan kapasitas wirausaha siswa serta pelaksanaan bursa kerja. Pelaksanaan program tahun 2025 juga melakukan implementasi seri penyadartahuan  dan pengembangan  sekolah ramah anak, anti-perundungan, dan anti kekerasan dalam lingkungan sekolah.