Publikasi

Studi Kelayakan Peluang Investasi Pariwisata di Destinasi Pariwisata Prioritas

Studi Kelayakan Peluang Investasi Pariwisata di Destinasi Pariwisata Prioritas

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024 (RPJMN 2020- 2024) Pemerintah menetapkan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas menjadi Proyek Prioritas Strategis Pemerintah. Sepuluh destinasi tersebut terdiri atas Danau Toba, Borobudur dan sekitarnya, Lombok-Mandalika, Labuan Bajo, Manado-Likupang, Wakatobi, Bromo-Tengger-Semeru, Bangka Belitung, Morotai, dan Raja Ampat.

Sejalan dengan tujuan Pemerintah, Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi pariwisata prioritas, yang juga menjadi bagian dari 3 Key Tourism Area (KTA) yang dianggap strategis dan diproyeksikan pengembangannya untuk dapat menggerakkan pertumbuhan perekonomian yang lebih luas di wilayah tersebut./ Dalam membangun destinasi pariwisata prioritas tentunya membutuhkan dukungan salah satunya penanaman modal, terlebih lagi dengan adanya arah pengembangan Labuan Bajo sebagai Destinasi Premium memperkuat kebutuhan akan penanaman modal baik infrastruktur, fasilitas, amenitas pariwisata, lingkungan dan jasa pendukung pariwisata di wilayah tersebut. /BKPM berupaya melakukan percepatan realisasi investasi, optimalisasi integrasi OSS, dan penyelesaian permasalahan investasi melalui 6 Key Performance Indicators (KPI) BKPM.

Dalam konteks tersebut, BKPM bekerja sama dengan DESMA Center Menyusun Studi Kelayakan Peluang Investasi Pariwisata di Destinasi Pariwisata Prioritas Labuan Bajo; dengan tujuan melakukan pemetaan potensi penanaman modal di Destinasi Pariwisata Prioritas Labuan Bajo, mengidentifikasi skema kerja sama yang tepat untuk dikembangkan, mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan penanaman modal, serta rekomendasi penyelesaiannya. Kajian ini diharapkan akan menjadi pedoman penyusunan dokumen teknis lanjutan khususnya untuk kawasan Destinasi Pariwisata Prioritas Labuan Bajo.

Bagikan Postingan ini:

Hubungi Kami

DESMA Center bekerja mewujudkan pariwisata berkelanjutan melalui konsultansi dan implementasi intervensi pada semua level destinasi pariwisata dengan pendekatan keberlanjutan. Kami memberikan layanan perencanaan, pengelolaan, pengembangan, dan pemasaran destinasi pariwisata dengan pendekatan strategis pariwisata berkelanjutan. Sejak didirikan pada 2010, DESMA Center terus mendorong serta melibatkan pemerintah, sektor swasta, masyarakat, asosiasi dan pemangku kepentingan lain dalam memfasilitasi pengembangan destinasi pariwisata dengan memperhatikan aspek ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan yang berkelanjutan. Dengan pengembangan pariwisata berkelanjutan sebagai prinsip dasar, kami konsisten dan professional dalam memberikan layanan terbaik. Kunci kesuksesan kami adalah komitmen memberikan kualitas oleh setiap anggota team. DESMA adalah singkatan DEStination MAnagement, karena kami percaya bahwa ekosistem kepariwisataan yang berkelanjutan, inklusif, terpadu dan berkualitas dimulai dari perencanaan, pengembangan dan pengelolaan destinasi pariwisata yang strategis, efektif dan aplikatif sesuai prinsip-prinsip keberlanjutan.

Kantor:
Jakarta Office
Jl. Ahmad Yani Patra 2 No.53
Jakarta Pusat 10510

Medan Office
JL. Sei Selapian No.7C Lantai 2
Medan, Sumatera Utara

Sumba Project Office
Jl. Paris, Kelurahan Langga Lero
Kec. Kota Tambolaka
Kab. Sumba Barat Daya - 87255
Nusa Tenggara Timur
Telepon: +62 21 21474372
Email:info@desmacenter.com

Media Sosial Kami:

Kirim Pesan