Penguatan Ekosistem Pendidikan Pelatihan Teknis dan Vokasi Pariwisata di Sumba Barat Daya
William & Lily Foundation bekerja sama dengan DESMA Center melakukan implementasi pendampingan program Penguatan Ekosistem Sekolah Kejuruan di Sumba Barat Daya selama 2 (dua) tahun mulai Agustus 2020 hingga Juli 2022. Sebelum program dimulai, DESMA center melaksanakan kajian baseline dengan melakukan rapid assessment terhadap SMK Pariwisata di Sumba Barat Daya dan rapid assessment terhadap industri pariwisata di Sumba Barat Daya.
Hasil kajian baseline menunjukkan potensi destinasi wisata di Sumba Barat Daya cukup memikat wisatawan baik nusantara maupun mancanegara yang ditunjukkan dengan durasi lama tinggal wisatawan mayoritas lebih dari 3 hari 2 malam, tingkat pengeluaran wisatawan yang cukup tinggi, dan tren peningkatan kunjungan wisatawan. Hal ini berdampak pula terhadap peningkatan omset dan profit para pelaku usaha.
Namun demikian, hal ini belum diimbangi oleh peningkatan jumlah pelaku usaha baru, peningkatan skala usaha maupun jumlah rekrutmen tenaga kerja baru di bidang pariwisata. Peran Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan lainnya di bidang pariwisata perlu ditingkatkan untuk mengenjot perkembangan pariwisata daerah khususnya dalam penciptaan usaha baru, peningkatan usaha dari skala mikro, kecil, menengah dan besar serta peningkatan peluang kerja bagi tenaga kerja baru.
Lulusan SMK memiliki peluang besar sebagai tenaga kerja di bidang pariwisata karena mayoritas karyawan yang dibutuhkan oleh DUDI (Dunia Usaha dan Dunia lndustri) bidang pariwisata di Sumba Barat Daya adalah lulusan SMK/ SMA. Pengembangan SDM pariwisata tidak dapat dilakukan hanya semata-mata dengan peningkatan kualitas SMK pariwisata saja, namun juga harus beriringan dengan peningkatan daya saing sektor pariwisata secara keseluruhan.


.png)
.png)



