Kegiatan

Focus Group Discussion Pengelolaan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan

Focus Group Discussion Pengelolaan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan

Penulis: Firra Kholisha Mustika, Communication

 

Sebagai bagian dari penyusunan Naskah Akademik Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional (RIPPARNAS) Tahun 2026-2045 dan melanjutkan pembangunan destinasi pariwisata menuju Indonesia Emas 2045, Deputi Bidang kajian Strategis, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Destinasi Pariwisata di Jakarta pada 23 Agustus 2024. DESMA Center menjadi salah satu narasumber memaparkan Tantangan Pengelolaan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan, yang dalam hal ini disampaikan oleh Ibu Wiwik Mahdayani, Founder & Executive Director.  

FGD ini bertujuan untuk mengkaji tata kelola dan tantangan pembangunan kepariwisataan pada destinasi pariwisata prioritas maupun destinasi pariwisata lainnya. Hasil FGD berkontribusi pada penyusunan Naskah Akademik Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional (RIPPARNAS) Tahun 2026-2045 tersebut. Kegiatan ini dibuka oleh Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf yang diwakili oleh Bapak Indra Ni Tua, Direktur Manajemen Strategis.

 

 

Ibu Wiwik Mahdayani memaparkan Tantangan Destinasi Pariwisata di Indonesia dalam Menerapkan Prinsip Pariwisata Berkelanjutan. Dalam paparan, Ibu Wiwik menyebutkan diantaranya adalah tantangan pada berbagai aspek termasuk kebijakan, pembiayaan dan investasi; informasi; pemahaman penerapan prinsip keberlanjutan, pengelolaan; dan kerja sama antar stakeholder terkait. 

Selain itu, terdapat narasumber lain pada diskusi panel termasuk Bapak Molin Duwano General Manager The Mandalika by ITDC 2022-2024 yang diwakili oleh Ibu Rannie Kamil, Research and ESG Division Head ITDC; Bapak Muhsin Palinrungi, Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, Otorita Ibu Kota Nusantara; Bapak Tjok Bagus Pemayun, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali; Bapak Hendro Widjanarko, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan; dan Bapak Iyos Somantri, Wakil Bupati Sukabumi/Ketua Badan Pengelola Geopark Ciletuh.

Bagikan Postingan ini:

Hubungi Kami

DESMA Center bekerja mewujudkan pariwisata berkelanjutan melalui konsultansi dan implementasi intervensi pada semua level destinasi pariwisata dengan pendekatan keberlanjutan. Kami memberikan layanan perencanaan, pengelolaan, pengembangan, dan pemasaran destinasi pariwisata dengan pendekatan strategis pariwisata berkelanjutan. Sejak didirikan pada 2010, DESMA Center terus mendorong serta melibatkan pemerintah, sektor swasta, masyarakat, asosiasi dan pemangku kepentingan lain dalam memfasilitasi pengembangan destinasi pariwisata dengan memperhatikan aspek ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan yang berkelanjutan. Dengan pengembangan pariwisata berkelanjutan sebagai prinsip dasar, kami konsisten dan professional dalam memberikan layanan terbaik. Kunci kesuksesan kami adalah komitmen memberikan kualitas oleh setiap anggota team. DESMA adalah singkatan DEStination MAnagement, karena kami percaya bahwa ekosistem kepariwisataan yang berkelanjutan, inklusif, terpadu dan berkualitas dimulai dari perencanaan, pengembangan dan pengelolaan destinasi pariwisata yang strategis, efektif dan aplikatif sesuai prinsip-prinsip keberlanjutan.

Kantor:
Jakarta Office
Jl. Ahmad Yani Patra 2 No.53
Jakarta Pusat 10510

Medan Office
JL. Sei Selapian No.7C Lantai 2
Medan, Sumatera Utara

Sumba Project Office
Jl. Paris, Kelurahan Langga Lero
Kec. Kota Tambolaka
Kab. Sumba Barat Daya - 87255
Nusa Tenggara Timur
Telepon: +62 21 21474372
Email:info@desmacenter.com

Media Sosial Kami:

Kirim Pesan