Kegiatan

Workshop Tata Kelola Destinasi Pariwisata dan Desa Wisata di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara

Workshop Tata Kelola Destinasi Pariwisata dan Desa Wisata di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara

Penulis: Firra Kholisha Mustika, Communication

 

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik (Kemenparekraf) berkolaborasi dengan Komisi X DPR RI menggelar Workshop Tata Kelola Destinasi Pariwisata dan Desa Wisata di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada 17 Januari 2024.

Workshop ini dihadiri sebanyak 80 peserta. Turut hadir memberikan sambutan Ibu S. Utari Widyastuti, Direktur Pengembangan Destinasi I Kemenparekraf yang diwakili oleh Ketua Tim Wilayah I Direktorat Pengembangan Destinasi I Bapak Drs. Agus Suprihastono, MM; Bapak Sandiaga S. Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik (secara daring); dan Bapak Ismail, SSTP, MSP, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Deli Serdang. Pada kesempatan tersebut, Bapak dr. Sofyan Tan, Ketua Kelompok Fraksi Komisi X DPR RI menyampaikan paparan kunci kegiatan mengenai Tata Kelola Destinasi Pariwisata dan Desa Wisata di Kabupaten Deli Serdang.

Ibu Wiwik Mahdayani, Founder & Executive Director DESMA Center menjadi nara sumber kunci dalam workshop tersebut. Paparan yang disampaikan terkait Tata Kelola Destinasi Pariwisata dan Desa Wisata berisi Pembangunan pariwisata berkelanjutan, tahapan ideal dalam membangun destinasi pariwisata, prinsip pengembangan desa wisata dan best practice.

 

Ibu Wiwik memaparkan konsep best practice dari pengalaman beliau pada berbagai destinasi pariwisata berbasis Masyarakat dan desa wisata termasuk Ekowisata Batu Katak - Langkat, Sumatera Utara, merupakan Kawasan penyangga di Taman Nasional Gunung Leuser yang memiliki daya tarik panorama alam, flora fauna dan kehidupan masyarakat lokal; Desa Wisata Bilebante, Lombok, Nusa Tenggara Barat yang memiliki daya tarik kreativitas masyarakat dalam mengelola suatu kawasan.

Ibu Wiwik juga memaparkan contoh Pasar Kamu - Deli Serdang, Sumatera Utara. Destinasi pariwisata ini memiliki kesamaan dengan Pasar Pancingan – di Desa Wisata Bilebante, Lombok. Memprioritaskan 172 pedagang Perempuan, yang menyajikan permainan tradisional dan Paket ekowisata edukatif - belajar menanam padi dan sayuran.

Bagikan Postingan ini:

Hubungi Kami

DESMA Center bekerja mewujudkan pariwisata berkelanjutan melalui konsultansi dan implementasi intervensi pada semua level destinasi pariwisata dengan pendekatan keberlanjutan. Kami memberikan layanan perencanaan, pengelolaan, pengembangan, dan pemasaran destinasi pariwisata dengan pendekatan strategis pariwisata berkelanjutan. Sejak didirikan pada 2010, DESMA Center terus mendorong serta melibatkan pemerintah, sektor swasta, masyarakat, asosiasi dan pemangku kepentingan lain dalam memfasilitasi pengembangan destinasi pariwisata dengan memperhatikan aspek ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan yang berkelanjutan. Dengan pengembangan pariwisata berkelanjutan sebagai prinsip dasar, kami konsisten dan professional dalam memberikan layanan terbaik. Kunci kesuksesan kami adalah komitmen memberikan kualitas oleh setiap anggota team. DESMA adalah singkatan DEStination MAnagement, karena kami percaya bahwa ekosistem kepariwisataan yang berkelanjutan, inklusif, terpadu dan berkualitas dimulai dari perencanaan, pengembangan dan pengelolaan destinasi pariwisata yang strategis, efektif dan aplikatif sesuai prinsip-prinsip keberlanjutan.

Kantor:
Jakarta Office
Jl. Ahmad Yani Patra 2 No.53
Jakarta Pusat 10510

Medan Office
JL. Sei Selapian No.7C Lantai 2
Medan, Sumatera Utara

Sumba Project Office
Jl. Paris, Kelurahan Langga Lero
Kec. Kota Tambolaka
Kab. Sumba Barat Daya - 87255
Nusa Tenggara Timur
Telepon: +62 21 21474372
Email:info@desmacenter.com

Media Sosial Kami:

Kirim Pesan