Rangkaian Pertemuan Koordinasi dengan Para Pihak serta Mitra-mitra Program Penguatan SMK Pariwisata di Sumba Barat Daya

Tahapan inisiasi kegiatan DESMA Center, Penguatan SMK Pariwisata di Kabupaten Sumba Barat Daya, ditandai dengan serangkaian pertemuan dengan stakeholder kunci terkait pariwisata dan SMK Pariwisata di Sumba Barat Daya dan Kupang.

Kegiatan 2 (dua) tahun yang didanai oleh Yayasan William & Lily serta Yayasan Adaro Bangun Negeri ini diawali dengan pertemuan koordinasi dengan SMK Pancasila Tambolaka dan SMKN 2 Kota Tambolaka-Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Pemilihan dua SMK sebagai mitra yang akan didampingi ini telah melalui serangkaian assessment administrasi, nomenklatur dan sumber daya yang dimiliki oleh SMK tersebut.   

Pertemuan membahas program kerja DESMA Center terkait peningkatan kualitas manajemen sekolah, guru produktif program studi pariwisata dan praktek kerja industri (prakerin) siswa-siswi SMK dampingan, serta pengembangan unit usaha pariwisata yang ada di SMK dampingan; termasuk mendorong peningkatan relasi yang lebih erat lagi antara SMK dampingan dengan pemerintah daerah serta asosiasi-asosiasi pariwisata dan dunia usaha/dunia industri pariwisata. SMK Pancasila dan SMKN 2 Tambolaka menyambut positif sekolahnya terpilih sebagai mitra dampingan DESMA Center pada program ini.     

Pertemuan dengan perwakilan industri pariwisata juga telah dilakukan, diantaranya dengan Hotel Sinar Tambolaka, Hotel Ella, Hotel Sumba Sejahtera, Hotel Pasola, Oro Beach Houses, Newa Sumba Resort, Villa Redemptoris, Warung Gula Garam, Restoran Makan Dulu, Sirkey Cafe, Dapur Sumba, Bilbo Tour & Travel dan Sumba Adventure, termasuk pertemuan dengan sejumlah asosiasi pariwisata, yaitu DPD HPI Provinsi NTT, DPC HPI Kabupaten SBD, DPD ASITA Provinsi NTT, DPD PHRI Provinsi NTT, DPC PHRI Kabupaten SBD dan Asosiasi Desa Wisata Kabupaten SBD. Pertemuan membahas program dua tahun yang akan dilakukan DESMA Center dan perwakilan industri menyatakan dukungan mereka terhadap program penguatan SMK Pariwisata ini.

Tidak hanya itu, tim DESMA Center juga bertemu dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Sumba Barat Daya serta Badan Perencanaan, Penelitian & Pengembangan Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya (BP3D) untuk berkordinasi. Hasil pertemuan tersebut disampaikan oleh Dinas Pariwisata dan BP3D bahwa sinergi siap dilakukan untuk mendukung agar program penguatan SMK Pariwisata tersebut dapat berjalan lancar.  

Tim DESMA Center SBD juga bertemu dengan Bupati SBD, Bapak dr. Kornelius Kodi Mete. Dalam audiensi tersebut, tim DESMA Center menginformasikan bupati mengenai program penguatan ekosistem SMK Pariwisata. Bupati menyambut baik serta mendukung program kerja DESMA Center di SBD.

Selain bertemu bupati, tim DESMA Center Jakarta dan SBD juga bertemu dengan Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi NTT. Tim DESMA Center diterima Kepala Dinas, Bapak Linus Lusi Making, S.Pd., M.Pd., Kepala Bidang Pendidikan Menengah Bapak Mathias M. Beeh, M.M., serta para jajarannya. Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi NTT menyampaikan dukungannya dan siap bersinergi untuk program yang dilakukan DESMA Center dalam konteks penguatan SMK Pariwisata di SBD. Terutama karena program yang akan dilakukan DESMA Center sejalan dengan program pemerintah untuk menguatkan industri pariwisata melalui penguatan sistem pendidikan SMK di Sumba Barat Daya. Termasuk juga mendukung program Dinas Pendidikan Provinsi NTT yang saat ini sedang melakukan inovasi untuk pengembangan SMK Pariwisata.    

 Pertemuan dengan Dinas Pendidikan NTT